Saturday, 29 November 2008

Kreppa

Tiap kali aku baca koran (well, benernya ngga BACA siy, lebih tepatnya, mbolak-mbalik halaman koran, sambil ngeliatin gambar dan foto), lihat berita di TV, ato dengar radio, dimana2 orang membicarakan "kreppa".

Kreppa dalam bahasa Icelandic artinya krismon. Di berita2, diceritakan kalau orang2 kehilangan pekerjaan, perusahaan mulai mengencangkan ikat pinggang dengan memberhentikan hampir 50% dari staff nya dan operasinya, ribuan orang demonstrasi di gedung parlemen... waw, seperti deja vu krismon Asia Tenggara di 1997!

Melihat runtuh nya perbankan di Iceland, aku jadi ingat pengalaman aku waktu masih kerja di sebuah bank swasta di Jakarta. Waktu itu, sangat sulit untuk merealisasikan inisiatif2 yang pernah aku ajukan, not impossible siy, cuman sangat2 troublesome dan time-consuming, dan semuanya gara2 prinsip bank yang "prudent" (itu menurut para top management siy, kalo menurut aku siy, more like "paranoid").

Tapi sekarang, mungkin ke"prudent"an itu yang membuat industri perbankan di Indonesia ngga jatuh ke lubang yang sama di tahun 1997. We definitely learned the lesson. Too bad other countries didn't.

1 comment:

Anonymous said...

ahahha..krisssmmon lalu2 cicilan rumah mbak jd 2x lipat juga gk ?? jd 48 th ??
huahahha ngalahin sinchan....